Menu

Mode Gelap
 

Posisi Ulama Dalam Pemerintahan (KESULTANAN BANTEN)

- Nusanews.co

5 Oct 2023 14:48 WIB


					Arxhives: Heryadi Bin Syarifudin Perbesar

Arxhives: Heryadi Bin Syarifudin

  1. Dalam sejarah Indonesia, pemerintah Belanda dulu pernah membatasi peran politik ulama. Berbagai Undang-Undang Pemerintah (Regeering Reglement) dan Undang-Undang Politik (Politieke Maatregel) dibuat untuk mengisolasi para ulama / tokoh agama dari berbagai kegiatan atau aktivitas yang dapat menimbulkan efektivitas politik (rust en orde—ketentraman dan mempengaruhi).

PADA masa jaya kerajaan-kerajaan Islam, peran ulama menonjol sebagai bagian dari elit pejabat. Fungsinya memperkokoh kedudukan pemimpin yang duduk di singgasana.

Di Asia Tenggara, apalagi Nusantara, hubungan erat raja dan ulama bukanlah hal yang aneh. Contohnya di kesultanan Banten.

Sejarah Hukum Islam Nusantara Abad 14 – 19 masehi menulis, dikesultanan banten ,pemerintah Islam menunjuk ulama yang punya kemampuan mumpuni sebagai mufti resmi atau disebut KADI.

berdasarkan keterangan Ibnu Batutah yang pernah tinggal selama 15 hari di Samudera Pasai pada tahun 1345 dan kesultanan banten Dalam catatannya, al-Rihlat, Batutah menyebut fungsi mufti atau kadi sangat penting dalam kesultanan. Sang mufti/kadi biasanya duduk di ruang pertemuan bersama dengan sekretaris, para pemimpin tentara, komandan, dan pembesar kerajaan.

Dalam bidang hukum, ulama memegang peran sentral dalam membuat regulasi dan menentukan kehidupan keagamaan umat Islam. Mereka sebagai kadi atau penghulu di Jawa.

Baca Lainnya

MWCNU Carita Bersama FMCB Dan GP. Ansor Kecamatan Carita Meriahkan Acara 10 Muharam

18 July 2024 - 08:05 WIB

IPJ Turut Meriahkan Karnaval Tahun Baru Islam 1446 H Di Desa Babakanlor Cikedal

16 July 2024 - 10:56 WIB

Iwan Fals Legendaris Musik Tanah Air Manggung Di Serang

14 July 2024 - 01:13 WIB

HIMAKEM Gelar Public Healt Event

30 June 2024 - 10:44 WIB

Prosesi Pengangkatan datu Rajamuda Kesultanan Sumbawa Besar

30 May 2024 - 05:53 WIB

Pengangkatan Datu Rajamuda Dinilai Langar Perda

27 May 2024 - 09:21 WIB

Trending di Breaking News